Saturday, 11 December 2021

4 PUISI TERBAIK SISWA KELAS 3 SDN 2 KARANGKEMOJING

 Assalamu' alaikum wr. wb      

     Di akhir semester 1 tahun pelajaran 2021/2022, siswa kelas 3 SDN 2 Karangkemojing mengadakan lomba cipta puisi. Hal ini di laksanakan dengan sepontan dengan sedikit arahan dari saya selaku guru kelas. Kenapa dilakukan sepontan dan di laksanakan di sekolah? Itu semata- mata untuk menjaga sportifitas dan keorsinilan karya siswa. Berikut ini 4 puisi yang saya anggap baik:


IBUKU ( buah karya Aji Prasetiyo )

Ibu....

Kau telah menjagaku dari kecil sampaiku besar

ibu....

Kau selalu di sisihku

Ibu....

Kau bagai bintang menyinari hidupku

Ibu....

terimakasih telah menyayangiku



GURUKU ( buah karya Falasifa P )

Terimakasih engkau telah mengajariku ilmu

Kau telah mengajari dengan sepenuh hati

Kau telah memberiku cerita terbaik

Kau telah mendidiku dalam susah senangmu

Terimakasih guruku....



KAKAK ( Buah karya Lilfara Yusri Arinti )

Kakak yang menjaga saat aku kecil

karena ibu tlah tiada saat melahirkanku

bapak bekerja 

tidur bersama kakak

makan disuapin kakak

mandipun dimandiin kakak


KUCINGKU ( Buah karya Nihayatun Nafisah Alkhasanah )

Kucing....

Kau sangat imut

Aku merawatmu dengan penuh kasih sayang

Aku memberimu makan dan minum

Aku sangat senang bila kau di sampingku


Itulah puisi- puisi hari ini, semoga bermanfaat. Salam Literasi

wasalamu'alaikum wr. wb

Wednesday, 1 December 2021

PUISI HARI INI


ANAKKU TERSAYANG

Buah karya Hardianto

 

Anakku….

Kehadiranmu

Adalah impian

Kehadiranmu

Secercah cahaya

Sekian lama kumenantimu

Sebagai penyejuk disaat panas

Sebagai obat penat dikala lelah

Sebagai teman di saat kesendirianku

Engkaulah buah cinta

Yang selalu ku puja walau kini beranjak dewasa

Yang selalu ku anggap kecil meskipun sudah besar

Yang akan tetap kubimbing walau tak tersesat

Engkaulah bahagiaku

Engkaulah permata yang kunanti

Jadilah kau penyejuk bagi orang terdekatmu

Jadilah lentera bagi yang membutuhkan cahaya

Jadilah mentari

Karena mentari takan pernah ingkar janji

Mentari memberi sejuta arti

MENYERAH PASRAH

MENYERAH  PASRAH Maafkan aku… Harus menyerah dan pasrah Sekian lama kucoba untuk bertahan, namun aku semakin lara Maafkan aku…. Harus menyer...